Artikel

Informasi Umum

Kamis, 05 Januari 2012

IP Conflict

Pada era digital saat ini, banyak sekali industri atau instansi yang menggunakan komputer sebagai alat bantu yang sangat vital untuk melaksanakan proses pekerjaan. Seiiring dengan bertambahnya jumlah kebutuhan komputer, maka kebutuhan agar setiap komputer bisa saling berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya, mutlak sangat diperlukan.

Contoh kasus seorang admin atau teknisi memiliki berbagai macam file-file installer atau data yang sifatnya umum(boleh diakses oleh siapapun). Suatu waktu ada seorang pegawai yang meminta suatu file yang dibutuhkan, maka caranya bisa dengan COPAS (Copy Paste) menggunakan USB Disk. Jika dilihat prosesnya, pastilah membutuhkan waktu yang cukup lama, pertama pegawainya harus datang ke ruang admin/teknisi setelah itu proses peng-copy-an dari PC ke USB Disk. Belum lagi jika seandainya jarak ruangannya terhalang oleh beberapa lantai, Adminnya dilantai 2 Pegawainya di lantai 14, dan ditambah tidak ada lift. Dapat dibayangkan betapa repotnya.

Nah, untuk mengatasi hal itu, maka diperlukan sebuah jaringan LAN. Sehingga setiap komputer akan saling terhubung dan bisa berkomunikasi, tentunya dengan menggunakan topologi "star" atau "tree".

Namun masalah muncul ketika terjadi "IP Conflict" yang menyebabkan salah satu komputer yang sedang mengalami "IP Conflict" menjadi tidak terkoneksi. Masalah ini timbul karena adanya dua unit komputer dalam satu jaringan memiliki IP Address yang sama. Bisa jadi dikarenakan ada salah seorang pegawai di tempat anda yang mengubah IP Address tersebut tanpa sepengetahuan Admin/teknisi.

Hal ini dialami oleh saya sendiri, ketika ada seorang pegawai yang menanyakan komputernya tidak bisa koneksi ke internet, padahal sebelumnya lancar-lancar saja. Dan diakuinya bahwa dia tidak mengubah setting apapun pada komputer tersebut. Ini adalah langkah-langkah perbaikannya :

  1. Cek konektor kabel RJ45 rusak atau tidak, dengan menggunakan LAN Tester. Ternyata konektor masih bagus, langkah berikutnya ;

  2. Masuk ke "Comman Prompt" Start->Run-> ketikan CMD, setelah itu coba ping ke IP Address sendiri (IP Komputer yang bermasalah/tidak terkoneksi).Tujuannya untuk mengetahui apakah LAN Cardnya rusak atau tidak. Jika responya RTO(Requested Time Out) terus menerus maka LAN Card komputer rusak. Namun yang terjadi disini responnya berubah-ubah "Destination Host Unreachable" dan Requested Time Out, maka dapat dipastikan 99% penyebabnya yaitu "IP Conflict". Jika begitu ubahlah IP Address Komputer tersebut ke IP Address yang belum terpakai. Insya Alloh komputer bisa koneksi ke jaringan kembali.

Demikian penjelasan mengenai IP Conflict, jika ada yang mau share atau diskusi
topik apapun selain "IP Conflict" dipersilahkan.

0 komentar:

Blogger templates